NURUL PAUJIAH, SINTA (2024) PERAWATAN LUKA DENGAN TEKNIK BALUTAN FOAM DRESSING PADA PASIEN POST DEBRIDEMENT ABSES SUBMANDIBULA. Diploma thesis, STIkes Muhammadiyah Ciamis.
1. Cover.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (190kB)
2. Lembar Persetujuan.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (188kB)
3. Pengesahan.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (305kB)
5. Abstrak.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (159kB)
Bab 1 .pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (377kB)
Bab II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (425kB)
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (184kB)
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (425kB)
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (154kB)
Daftar pustaka .pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (299kB)
Abstract
Latar Belakang : Abses submandibula merupakan kondisi infeksi yang terjadi di bawah mandibula yang dapat menyebabkan akumulasi nanah dan pembengkakan di area leher bagian bawah. Asal mula penyakit ini adalah terjadinya karies (lubang) pada gigi, biasanya pada gigi graham namun dapat terjadi pada semua gigi. Kondisi tersebut terjadi akibat adanya peradangan menahun (kronis) dan nanah pada daerah akar gigi (abses periapikal). Menurut world health organization (WHO), prevalensi penyakit periodontal sebesar 45%. Masyarakat indonesia masih minim pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi serta asal mula berbagai jenis peradangan, seperti penyakit gingiva dan periodontal. Sedangkan Menurut Kesehatan Dasar (Riskesdas), Pada tahun 2018, dilaporkan bahwa gigi berlubang dan rusak merupakan penyebab 45,3% permasalahan gigi di Indonesia, Presentasi penduduk dengan gangguan kesehatan gigi dan mulut yang mendapatkan pelayanan kesehatan gigi meningkat dari 31,1%, menjadi 10,2% pada tahun 2013 menjadi 57,6% pada tahun 2018. Metode : Penelitian ini menggunakan metode asuhan keperawatan dengan gaya deskriptif studi kasus. memanfaatkan orang-orang yang dipilih berdasarkan inklusi Anteria dan pengumpulan data melalui observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan wawancara. Tujuan : Mampu memberikan asuhan keperawatan secara utuh pada pasien post debridement dengan memanfaatkan teknik balutan foam dressing serta mencakup unsur bio, psiko, dan sosial dengan tetap mematuhi proses keperawatan. Hasil : Hasil studi kasus setelah penerapan metode pembalut penyerap membalut pasien yang telah menjalani debridement, pasien melaporkan bahwa tidak ada indikasi masalah atau infeksi, dan lokasi pembedahan dalam keadaan sembuh. agar intervensi berdampak positif terhadap rehabilitasi dan penyembuhan luka. Simpulan : Asuhan keperawatan abses submandibula pasca debridement dengan klien mengeluh adanya luka terbuka pada pipi kanan bawah. Selain itu, penulis menemukan masalah keperawatan yang berkaitan dengan penurunan integritas kulit setelah debridement. Untuk mencegah infeksi dan konsekuensinya, pendekatan balutan penyerap digunakan perawatan luka
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | KTI |
| Uncontrolled Keywords: | Abses Submandibula, Perawatan Luka, Foam dressing |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D-III Keperawatan |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis 2 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 02:39 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 02:39 |
| URI: | https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/844 |
