Rahmatulloh, Rian (2025) EFEKTIVITAS TERAPI RUQYAH MUROTTAL AL-QUR’AN DALAM MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN AKIBAT SKIZOFRENIA PARANOID DI RUANG TANJUNG RSUD KOTA BANJAR. Diploma thesis, STIKes Muhammadiyah Ciamis.
1 COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (105kB)
2 LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (133kB)
3 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (193kB)
11. Intisari dan Abstract..pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (180kB)
13 BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (232kB)
14 BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (317kB)
15 BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (148kB)
16 BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (268kB)
17 BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (138kB)
18 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (201kB)
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan penyakit mental serius yang memerlukan perhatian penuh. Sekitar 1% dari populasi dunia pernah menderita skizofrenia di beberapa titik dalam hidup mereka. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi gangguan jiwa di Indonesia mencapai 630.827 jiwa (Kementerian Kesehatan, 2023). Gejala yang dialami penderita skizofrenia berbeda-beda, namun salah satu yang paling umum adalah halusinasi. Di Provinsi Jawa Barat, kasus skizofrenia ditemukan sebagai kasus dengan prevalensi tertinggi di antara penderita gangguan jiwa di Indonesia, yakni sebesar 5,2%. Hasil pendataan Dinas Kesehatan Tujuan: Tujuan studi kasus ini adalah pasien mampu mendemonstrasikan dan melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran dengan penerapan terapi ruqyah murotal Metode: Metode yang digunakan dalam peneliti ini yaitu menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus Hasil: Hasil studi kasus ini pada tahap pengkajian diketahui bahwa keluarga pasien sering berbicara dan ketawa sendiri. Diagnosa yang ditetapkan adalah halusinasi pendengaran. Intervensi dan implementasi yang digunakan adalah 1 Strategi Pelaksanaan Gangguan Persepsi-Sensori dengan intervensi fokus adalah pemberian terapi ruqyah murotal Kesimpulan: Kesimpulan dari intervensi Terapi ruqyah murotal untuk mengontrol halusinasi pada pasien Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi yaitu pasien mampu menerapkannya pada kehidupan sehari-hari dengan terapi ruqyah murota
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | KTI |
| Uncontrolled Keywords: | Halusinasi Pendengaran, Skizofrenia, Terapi Dzikir |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D-III Keperawatan |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis 2 |
| Date Deposited: | 25 Sep 2025 05:23 |
| Last Modified: | 25 Sep 2025 05:23 |
| URI: | https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/1099 |
