SUJANA PUTRA, ALFIN (2025) FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIDANDRUFF SEDIAAN HAIR TONIC EKSTRAK SAMBILOTO (Andrographis paniculate) TERHADAP JAMUR PITYROSPORUM OVALE. Diploma thesis, STIKes Muhammadiyah Ciamis.
1. COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (27kB)
2. PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (75kB)
3. PENGESAHAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (107kB)
7. Intisari dan Abstract..pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (82kB)
15. BAB I.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (155kB)
16. BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (230kB)
17. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (175kB)
18. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (284kB)
19. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (7kB)
20. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (146kB)
Abstract
Penggunan tanaman herbal sangat pesat meningkat dikalangan masyarakat seluruh dunia. Sambiloto (Andrographis paniculata Ness), yang dikenal sebagai "Raja Pahit", adalah tanaman asli dari India dan Cina. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Acanthaceae dan telah digunakan dalam sistem pengobatan di Asia selama berabad-abad. Salah satu manfaat tanaman sambiloto yaitu mengenai aktivitas antijamur yang ada dalam tumbuhan sambiloto seperti senyawa aktif yang ada didalamnya yang dapat merusak dinding sel jamur sehingga dapat menghambat pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas formulasi hair tonic yang dibuat dari ekstrak sambiloto (Andrographis paniculata) serta untuk menilai aktivitas antijamur terhadap jamur Pityrosporum ovale. Proses formulasi melibatkan ekstraksi sambiloto yang kemudian diaplikasikan dalam sediaan hair tonic. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang mencakup serangkaian uji laboratorium seperti uji organoleptic, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas dan uji iritasi untuk menilai kualitas sediaan yang telah dibuat dan uji aktivitas antidandruff untuk menilai efektivitas antijamur dari produk hair tonic. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar untuk mengukur zona hambat yang terbentuk oleh hair tonic terhadap pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Pengujian ini bertujuan untuk menentukan apakah hair tonic yang diformulasi memiliki potensi sebagai agen antijamur yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kualitas sediaan memenuhi standar pH (6-7), viskositas (2.88-3,19 mPas), serta hasil uji keamanan menunjukan sediaan tidak menyebabkan iritasi. Hasil uji aktivitas antidandruff menunjukkan bahwa formulasi F3 memiliki aktivitas antijamur sedang dengan zona hambat 1,16 cm, sementara F1 dan F2 menunjukkan efektivitas lebih rendah. Analisis statistik mengonfirmasi perbedaan signifikan antar formulasi (p-value < 0,05), mendukung potensi hair tonic ini sebagai produk antidandruff yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | KTI |
| Uncontrolled Keywords: | Hair tonic, sambiloto, jamur |
| Subjects: | R Medicine > RN Pharmacy |
| Divisions: | Program Studi > D-III Farmasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 06:53 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 06:53 |
| URI: | https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/1202 |
