SRI SUHARTINI, DEA (2024) PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP KEMAMPUAN MENGENDALIKAN MARAH PADA PASIEN PERILAKU KEKERASAN DENGAN SKIZOFENIA PARANOID. Diploma thesis, STIkes Muhammadiyah Ciamis.
1 COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (71kB)
2 PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (245kB)
3 PENGESAHAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (266kB)
11 INTISARI dan ABSTRACT .pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (49kB)
12 BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (158kB)
13 BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (259kB)
14 BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (60kB)
15 BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (242kB)
16 BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (85kB)
17 DAFTAR PUSTAKA .pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (140kB)
Abstract
Latar Belakang : Berdasarkan data dari WHO (2019) gangguan jiwa di seluruh dunia tercatat ada sekitar 264 juta orang mengalami depresi, 45 juta orang menderita gangguan bipolar, 50 juta orang mengalami demensia, dan 20 juta orang mengalami skizofrenia. Skizofrenia paranoid adalah suatu kondisi gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama yaitu pikiran, emosi dan perilaku yang terganggu, yang mana pemikiran tersebut tidak saling berhubungan secara logis. Salah satu gejala positif dari skizofrenia paranoid yang sering terjadi adalah perilaku kekerasan. perilaku kekerasan adalah suatu keadaan emosi yang merupakan campuran perasaan frustasi dan benci atau kemarahan. Masalah yang biasanya muncul dari kasus perilaku kekerasan adalah ketidakmampuannya klien dalam mengendalikan perasaan marah. Manajemen dalam pengendalian marah perlu dilakukan untuk mencegah hal yang tidak di inginkan salah satu cara untuk mengontrol perilaku kekerasan adalah dengan cara fisik yaitu melalui penerapan teknikrelaksasi nafas dalam sebagaibnetuk cara mengendalikan rasa marah. Tujuan : Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien perilaku kekerasan dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam terhadap mengendalikan marah. Metode : Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling sample yang diambiladalah 1 orang yang mengalami perilaku kekerasan. Hasil : Hasil studi penelitian pada tahap pengkajian diketahui bahwa keluarga pasien mengatakan klien marah marah dan memukul dirinya sendiri. Diagnosa keperawatan yang ditetapkan adalah Perilaku Kekerasan. Intervensi dan Implementasi yang digunakan adalah Strategi Pelaksanaan Perilaku Kekerasan dengan intervensi fokus adalah penerapan relaksasi nafas dalam Kesimpulan : Kesimpulan dan Intervensi penerapan relaksasi nafas dalam untuk mengendalikan rasa marah pada pasien perilaku kekerasan. Hal ini dapat terjadi apabila pasien dapat fokus dalam melakukan relaksasi nafas dalam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | KTI |
| Uncontrolled Keywords: | Peilaku Kekerasan, Relaksasi nafas dalam, Skizofenia paranoid |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D-III Keperawatan |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis 2 |
| Date Deposited: | 19 Sep 2025 07:20 |
| Last Modified: | 19 Sep 2025 07:20 |
| URI: | https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/812 |
