GUNAWAN SAPUTRA FAUZANI, RIZKY (2024) STUDI KASUS TERAPI BERMAIN ULAR TANGGA PADA ANAK UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL KARENA KECANDUAN GADGET. Diploma thesis, STIKes Muhammadiyah Ciamis.
1. COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (84kB)
2. PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (273kB)
3. PENGESAHAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (367kB)
10. INTISARI DAN ABSTRCT.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (74kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (153kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (137kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (57kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (105kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (40kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.
Download (130kB)
Abstract
Penggunaan gadget yang berlebihan menyebabkan perkembangan kepribadian antisosial pada anak. Gangguan kepribadian yang dikenal sebagai perilaku antisosial ditandai dengan sikap acuh tak acuh dan tidak suka berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Saat ini, APJII (Asosialsi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) mengklasifikasikan penggunaan perangkat berdasarkan data statistik, yang mencakup usia dari anak-anak hingga orang tua. Tahun 2014, 47 juta orang, atau 14% dari total pengguna gadget, berasal dari kelompok usia 7 hingga 11 tahun (Hanifah et al., n.d.). Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik terapi bermain ular tangga mengurangi gangguan interaksi sosial, salah satu masalah yang dapat muncul sebagai akibat kecanduan gadget. Desain penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek pada studi kasus ini adalah anak yang mengalami kecanduan gadget dengan ganggan interaksi sosial. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil studi kasus pada tahap pengkajian diketahui bahwa Ibu klien mengeluh bahwa klien jarang berinteraksi. Intervensi dan implementasi yang digunakan untuk mengurangi gangguan interaksi sosial adalah pemberian terapi bermain ular tangga. Kesimpulan dari Studi Kasus ini yaitu setelah dilakukan intervensi, tanda dan gejala gangguan interaksi sosial klien berkurang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | KTI |
| Uncontrolled Keywords: | anak usia sekolah,gangguan interaksi sosial, kecanduan gadget, terapi bermain ular tangga |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > D-III Keperawatan |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis 2 |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 02:47 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 03:48 |
| URI: | https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/847 |
