SUNDEWI, ALIS (2025) HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA MULYAJAYA KECAMATAN WADO KABUPATEN SUMEDANG MELALUI PROGRAM PTMGRMD 2024. Bachelor's Degree thesis, STIkes Muhammadiyah Ciamis.
01- COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (52kB)
02-LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (210kB)
5. INTISARI dan ABSTRAK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (17kB)
11-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (155kB)
12-BAB II METODOLOGI PENELITIAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (170kB)
13- BAB III HASIL PENELITIAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (47kB)
14-BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (32kB)
15-BAB V PENUTUP.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (14kB)
16-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (154kB)
Abstract
Latar Belakang: Stunting pada anak balita masih menjadi masalah kesehatan, terutama di negara berkembang. Menurut Kemenkes tahun 2018 Stunting adalah ketika balita memiliki panjang atau tinggi yang lebih pendek daripada umurnya. Stunting berdampak pada perkembangan fisik anak, termasuk kondisi otak dan pertumbuhannya. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka stunting di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebesar 21,5 persen. Menurut UNICEF, stunting disebabkan karena anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya, ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk. Semua faktor penyebab tersebut dapat dipengaruhi oleh status sosial ekonomi. Balita dengan status ekonomi rendah lebih berisiko mengalami stuting. Status gizi keluarga berkaitan dengan jumlah stok makanan rumah tangga. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Mulyajaya. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatana cross- sectional sedangkan desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh atau total sampling ) yaitu sebanyak 18 balita yang sedang diberikan intervensi pemberian makanan tambahan (PMT). Hasil: Berdasarkan Hasil penelitian ini dan analislis data serta uji c-square didapatkan nilai p-value 0.043 yang berarti p < 0.05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status sosial ekonomi dengan kejadian stunting di desa mulyajaya kecamatan Wado kabupaten Sumedang. Kesimpulan: status sosial ekonomi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting pada balita diDdesa Mulyajaya Kecamatan Wado.
| Item Type: | Thesis (Bachelor's Degree) |
|---|---|
| Additional Information: | SKRIPSI |
| Uncontrolled Keywords: | Status Sosial Ekonomi, Stunting, Balita |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Program Studi > S-1 Keperawatan |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis 2 |
| Date Deposited: | 23 Sep 2025 06:24 |
| Last Modified: | 23 Sep 2025 06:24 |
| URI: | https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/972 |
