PENERAPAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS RAJADESA

RAMADHAN, GILANG (2025) PENERAPAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS RAJADESA. Bachelor's Degree thesis, STIKes Muhammadiyah Ciamis.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (162kB)
[thumbnail of 2. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf] Text
2. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (183kB)
[thumbnail of 3. LEMBAR PENGESAHAN .pdf] Text
3. LEMBAR PENGESAHAN .pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (58kB)
[thumbnail of 5. Intisari dan Abstract.pdf] Text
5. Intisari dan Abstract.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (206kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (342kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (303kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (304kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (163kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (187kB)

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah peyakit degenerative yang dimana keadaan tekanan diastolic nya melebihi
90 mmHg dan tekanan sistolik melebihi 140 mmHg. Penyakit hipertensi merupakan salah faktor resiko
terpenting yang dapat menyebabkan beberapa peyakit kronis cerebrovaskuler seperti gagal jantung, stroke,
penyakit jantung coroner, dan gagal ginjal (Jumu et al., 2024). Penderita hipertensi biasanya sering kali
mengalami pelemahan pada otot akibat penuaan, yang dapat menyebabkan fungsi pompa darah jantung
menjadi lambat (Hutagalung, 2021). Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (Wiranto et al., 2023) 1,13 juta
orang di seluruh dunia diperkirakan mengidap hipertensi, atau sekitar 1 dari 4 atau satu dari lima orang. Sekitar
.26,4% populasi, atau 972 juta orang, menderita hipertensi. Diperkirakan 9,4 juta orang meninggal karena
masalah yang berhubungan dengan hipertensi setiap tahunnya. Dari 972 juta ada 333 juta orang. Dengan
jumlah 40%, benua Afrika merupakan konsentrasi pasien hipertensi tertinggi. Asia Tenggara menyumbang
36% sedangkan Amerika menyumbang 35%. Penyakit ini merenggut nyawa 1,5 juta orang di Asia setiap
tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang menderita tekanan darah tinggi di negara-negara industri,
Sedangkan negara-negara berkembang seperti di antaranya Indonesia memiliki kasus serupa. Di Indonesia,
prevalensi hipertensi sebesar 34,11% pada tahun 2018 (Diana & Hastono, 2023).
Tujuan : Mampu melaksanakan asuhan keperawatan secara komperhensif kepada klien. yang mengalami
masalah hipertensi dengan pemberian jus mentimun (Cucumis satativus). Metode : Dalam penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus dimana peneliti
mengelola satu kasus dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Teknik pengumpulan data dengan
wawancara, observasi, pemeriksaan dan asuhan keperawatan.
Hasil : Asuhan keperawatan yang diberikan pada Ny.O dengan menggunakan pendekatan studi kasus dari
mulai pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan tindakan keperawatan, melakukan tindakan
keperawatan dan juga melakukan evaluasi dan dokumentasi keperawatan. Prosedur asuhan keperawatan ini
semuanya dapat dilakukan secara akurat dan terampil. Dan terbukti adanya pengaruh jus mentimun terhadap
tekanan darah Ny. O 180/80 mmHg menjadi 150/80 mmHg.
Simpulan dan Saran : Setelah penulis melaksanakan asuhan keperawatan dengan melalui suatu rangkaian
proses keperawatan yang meliputi pengkajian, intervensi, implementasi dan evaluasi, maka penulis dapat
menarik kesimpulan bahwa jus mentimun terbukti adanaya pengaruh atau efektif untuk menurunkan hipertensi.

Item Type: Thesis (Bachelor's Degree)
Additional Information: KIAN
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Jus Mentimun, Tekanan Darah
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Program Studi > Profesi Ners
Depositing User: UPT Perpustakaan STIKes Muhammadiyah Ciamis 2
Date Deposited: 24 Sep 2025 01:59
Last Modified: 24 Sep 2025 01:59
URI: https://repository.stikesmucis.ac.id/id/eprint/981

Actions (login required)

View Item
View Item